Minggu, 07 Oktober 2012
Indahnya Sebuah Proses
Bersyukur saya punya halaman belakang rumah yang cukup luas dengan beberapa pepohonan hijau yang menjadi tempat ideal bagi beberapa hewan liar seperti seperti kodok, belalang, kumbang, bahkan ular kadang melintas masuk ke dapur dan tupai melompat-lompat di pohon rambutan.
Beberapa waktu terakhir ini saya perhatikan ada empat ekor ulat hitam yang cukup indah rakus makan daun pohon beringin bonsai. Entah kenapa saya biarkan. Biasanya ulat seperti itu saya pindahkan ke pohon lain agar pohon bonsai itu tidak gundul.
Eh, beberapa hari kemudian, jadilah mereka kempompong hujau keemasan yang amat cantik!
Kepompong ini makin hari makin cerah saja warna hijau dan keemasannya.
Malam hari ia berselimut dingin.
Pagi ia bersarung hangat matahari.
Kala hujan ia kukuh dengan cangkang yang melindunginya.
Tak peduli apa yang terjadi di luar sana, ia terus tumbuh.
Lalu pada suatu pagi, aku lihat ada sebuah gerakan.
Sebuah mahluk kecil hitam perlahan mengoyak cangkang dari dalam.
Lalu keluarlah ia dengan anggunnya!
Beberapa jam ia terdiam.
Menguatkan sayap.
Lalu perlahan ia merangkak ke atas.
Aku tinggal ia pergi ke kantor.
Aku pulang malam tak sempat menengoknya.
Esok pagi, yang kusaksikan hanya cangkangnya.
Ia telah pergi. Membangun kehidupan baru.
Yang tersisa hanya sebuah saksi bisu bahwa ia pernah lahir di pohon beringin bonsai.
Dari " sudutpandang.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar